Sulitnya jadi pahlawan
Di sebuah surat kabar on-line, saya membaca pada tahun ini terpilih 3 pahlawan yang mendapat predikat pahlawan nasional, menyusul 141 nama pahlawan yang mendapat predikat serupa sebelumnya. Ketiga nama itu adalah Mohammad Natsir, Abdul Halim Iskandar, dan Sutomo.
Bung Tomo butuh waktu 27 tahun untuk menjadi pahlawan. Natsir, hanya membutuhkan 15 tahun. Sedangkan Abdul Halim butuh waktu 48 tahun.
Kalau boleh saya simpulkan, berarti pada tahun-tahun sebelumnya, bangsa ini masih belum mengakui mereka sebagai pahlawan. Ckk.. cKK.. cKk.. Terus mereka itu dianggap siapa ?
Memang, saya yakin, predikat sebagai pahlawan bukanlah tujuan dari beliau-beliau tersebut. Mereka berjuang bukan untuk sebuah gelar, tapi hanya ingin melihat merah putih berkibar bebas di negara ini. Tapi, yang saya baru tau, ternyata untuk menjadi seorang pahlawan, ternyata harus melalui sebuah prosedur khusus yang disaring oleh badan-badan yang terkait. Padahal, pada saat memutuskan berperang atau tidak, mereka tidak pernah memikirkan nyawa mereka. Yah, mungkin ini semua terkait dengan adanya biaya santunan buat keluarga pahlawan, yang nilainya mencapai 1,5 juta per bulan, sehingga perlu adanya penyaringan, sehingga dana yang keluar untuk memberi santunan untuk keluarga pahlawan tidak begitu banyak.
Kalau sudah berbau uang seperti ini, semuanya memang jadi susah.
Kemerdekaan ini tidak bisa dinilai dengan uang 1,5 juta rupiah.
Mohon maaf, saya hanya bisa maen kritik doang, gak penting…
^_^
Filed under: 1 | 1 Comment
bukan masalah kita punya gelar atau tidak…
yang penting bagaimana kita menghargai mereka dan apa yang telah mereka perjuangkan…