hanya sekedar membalas
22Jan09
maaf, kubiarkan kau menunggu
kusadar terlalu lama meninggalkan janji untukmu
itulah kenapa kuselalu lari, memalingkan muka, dan memakai topeng
jika bertemu denganmu
saat bertemu pun, aku hanya bisa menghabiskan rokokmu dan menyeruput pelan kopimu, dan seperti biasa mengikuti garis wajahmu diam-diam
maaf, kutinggalkan kau sendiri
diri ini dituntut waktu yang tak pernah berhenti
hidup di masa yang tidak kau kenali
dan terlena oleh mimpi-mimpiku sendiri
suatu saat nanti,
akan kupersembahkan apa yang kupendam selama ini
dengan bahasa yang lebih bisa kau pahami
maaf, kau harus menunggu lagi
maaf, kau harus sendiri lagi
Filed under: kisah pemuda tampan | Leave a Comment
No Responses Yet to “hanya sekedar membalas”